Teknik Pembuatan Batik Mega Mendung. Siapkan kain mori/ sutra, kemudian dibuat motif diatas kain tersebut dengan menggunakan pensil. Setelah motif selesai dibuat, sampirkan atau letakkan kain pada gawangan Nyalakan kompor/ anglo, letakkan malam/ lilin ke dalam wajan/ nyamplung, dan panaskan wajan dengan api kecil sampai malam/ lilin mencair sempurna. Unduh vector Motif Batik Megamendung gratis dari pustaka Pixabay yang luas dengan stok gambar, video, dan musik bebas royalti. Keunikan motifnya membuat mega mendung Cirebon menjadi motif batik yang bukan hanya dicintai di Indonesia, tapi juga di luar negeri. Salah satu yang paling terkenal adalah saat perancang busana asal Inggris bernama Julien Macdonald mengadaptasi motif megamendung pada koleksi Spring 2012 miliknya yang bertema perjalanan menuju Asia. Filosofi Batik Mega Mendung. Motif Batik Megamendung, nilai seni dan filosofinya Motif Megamendung yang digunakan oleh masyarakat Cirebon sebagai motif dasa. BK877-Blus Batik Katun Kantor Gesper Sketsa Nani | Grosir Batik Blus batik model muslim (panjang melebihi pantat) dengan bahan katun, lengan panjang. Ada kancing dari atas ke bawah. . Apa teknik pembuatan batik mega mendung? Pada umumnya motif Mega Mendung diterapkan menggunakan teknik batik tulis atau batik cap. Bagaimana cara membuat batik yang benar? Proses Pembuatan Batik Lukis. Membuat rekacorak kain batik di atas kain putih dengan pensil. ... . Menggunakan canting yang telah diisi lilin cair untuk mencorakkan kain. ... . Mematikan warna. ... . Setelah empat jam merendam kain dalam bahan tersebut, kain tersebut dibasuh dan direbus.. Apa saja warna batik mega mendung? Batik tersebut memiliki dua dasar warna yang selalu menjadi pondasi utama, yakni merah dan biru. Pakemnya warna batik mega mendung selalu di gradasikan dengan tujuh warna tambahan seperti kuning, hijau, hitam, putih, coklat, oranye, dan ungu. Mengapa di sebut batik mega mendung? Sesuai namanya yang berarti langit yang akan turun hujan, tujuh gradasi warna batik megamendung tersebut sesuai dengan tujuh lapisan yang ada di langit. Dalam filosofi batik megamendung, kata “mendung“ diartikan sebagai kesabaran. Motif batik Megamendung merupakan karya seni batik yang identik dan bahkan menjadi ikon batik daerah Cirebon dan daerah Indonesia lainnya. Motif batik ini mempunyai kekhasan yang tidak ditemui di daerah penghasil batik lain. Bahkan karena hanya ada di Cirebon dan merupakan masterpiece, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI akan mendaftarkan motif megamendung ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai salah satu world heritage. Nah, kali ini saya akan memberikan tutorial cara pembuatan batik Megamendung. Peralatan yang dibutuhkan 1. Kain Mori 2. Canting 3. Kuas 4. Lilin 5. Penguat Warna 6. Pewarna Batik, dll. Cara Membuatnya a. Gambar pola batik pada kain mori b. Lapisi pola dengan lilin yang sudah dicairkan c. Warnai kain dengan tinta tekstil d. Lapisi dengan air terlebih dahulu agar warna bergradasi e. Lapisi kain dengan koran, kemudian lepaskan lapisan lilin dengan setrikaan Untuk lebih jelasnya mari simak video dibawah ini Terimakasih telah berkunjung ke blog saya, semoga bermanfaat Ini Dia Macam Macam Motif Batik Mega Mendung Pada artikel ini akan menceritakan tentang motif batik mega mendung. Mega Mendung merupakan salah satu motif batik khas Cirebon yang paling dikenal oleh khalayak. Motif ini menggambarkan bentuk sekumpulan awan di langit. Konon menurut sejarah Cirebon, motif ini terbentuk ketika seseorang melihat bentuk awan pada genangan air setelah hujan dan cuaca saat itu sedang mendung. Mega Mendung merupakan motif batik Cirebon yang populer. Motif batik dengan pola-pola awan ini menyimpan mana dan filosofi yang mendalam. Pesan nilai kesabaran terselip di balik motif ini. Maestro Batik Cirebon, Katura, mengatakan proses membuat batik Mega Mendung butuh kesabaran. Dalam motif mega mendung harus terdapat tujuh gradasi warna yang menjadi pelapis. “Gradasinya tujuh dari biru tua sampai biru muda,” jelas Katura. Dia menjelaskan, Mega Mendung terdiri dari kata Mega yang berarti langit atau awan, serta Mendung atau langit yang meredup biasanya ada di saat akan turun hujan. Gradasi yang ada di motif Mega Mendung tersebut sesuai dengan tujuh lapisan yang ada di langit. Istilah mendung diartikan dalam kehidupan manusia sebagai sifat yang sabar, tidak mudah marah. “Jadi filosofi batik Mega Mendung sendiri yaitu jangan pernah mudah marah atau mudah panasan,” katanya. Dalam membatik motif Mega Mendung, senimannya juga disyaratkan untuk bersabar, tak mudah emosi dan telaten. Begitu juga pengguna batik Mega Mendung. Pengguna batik bermotif mega mendung juga diharapkan untuk menjadi sosok yang sabar. “Harus menunjukkan pribadinya sendiri yang baik. Pembuat batik Mega Mendung jangan dalam kondisi marah dan yang memakai motif Mega Mendung sejatinya harus bisa mendinginkan suasana,” ujar Katura. Dari arti dan filosofi itu, Katura sendiri mengaku masih takut dan khawatir saat membuat maupun mengenakan batik bermotif mega mendung. “Posisi gambar Mega Mendung sendiri harus horisontal atau mendatar. Bukan vertikal atau berdiri. Karena mendungnya awan mendinginkan suasana di bawahnya,” sambung Katura. Mega berarti awan dan mendung berarti redup itu juga maksudnya menaungi atau mengayomi. Mega itu menggambarkan awan yang luas dan Mendung itu simbol Keraton Cirebon yang berkewajiban mengayomi dan melindungi rakyatnya. Selalu membawa sejuk dan kedamaian. Motif mega mendung ini pada awalnya mempunyai unsur warna biru diselingi warna merah menggambarkan maskulinitas dan suasana dinamis, karena dalam proses pembuatannya ada campur tangan laki-laki. Para laki-laki anggota tarekatlah yang pada pertama merintis tradisi batik. Warna biru dan merah tua ini menggambarkan psikologi masyarakat pesisir yang lugas, terbuka dan egaliter. Selain itu, warna biru juga disebut-sebut melambangkan warna langit yang luas. Bersahabat dan tenang serta melambangkan pembawa hujan yang dinanti-nantikan sebagai pembawa kesuburan dan pemberi kehidupan. Warna biru yang digunakan mulai dari warna biru muda hingga warna biru tua. Biru muda menggambarkan makin cerahnya kehidupan dan biru tua menggambarkan awan gelap yang mengandung air hujan dan memberi kehidupan. Dalam perkembangannya, motif megamendung mengalami banyak perkembangan dan dimodifikasi sesuai permintaan pasar. Motif ini dikombinasi dengan motif hewan, bunga atau motif lainnya. Cara penggabungan motif seperti ini sudah dilakukan oleh para pembatik tradisional sejak dulu. Dan perkembangannya menjadi sangat pesat dengan adanya campur tangan dari para perancang busana. Selain motif, warna motif megamendung yang awalnya biru dan merah, sekarang berkembang menjadi berbagai macam warna. Terdapat motif megamendung yang berwarna kuning, hijau, coklat dan lain-lain. Itulah ulasan mengenai motif batik mega mendung. motif batik mega mendung ini juga dapat kombinasi kan menjadi model gamis batik kombinasi. March 19, 2016 • Dita Nadya Ardiyani Apakah Anda merasa familiar dengan gambar di bawah ini? Sumber Motif batik yang dikenal dengan nama Mega Mendung ini berasal dari Cirebon. Sesuai dengan arti namanya, ciri khas motif ini adalah awan yang bergulung. Ternyata terdapat sejarah yang cukup menarik di balik munculnya batik bergradasi ini, lho. Dahulu kala, Keraton Cirebon dengan Sunan Gunung Jati-nya kedatangan seorang ratu bernama Ong Tien dari Tiongkok. Kedatangannya tersebut membawa barang-barang khas Tiongkok seperti keramik dan piring dengan pola menyerupai awan. Ketika mereka berdua menikah, terjadilah asimilasi budaya yang melahirkan motif Mega Mendung yang diaplikasikan pada batik. Sumber Awan pada Mega Mendung berbentuk lebih lancip pada setiap ujungnya, akan tetapi tidak kehilangan ciri khas gradasinya yang menyejukkan mata. Karena gradasi warna yang halus inilah proses pembuatan batik tulis Cirebon ini menjadi cukup lama. Jika Anda sudah tidak sabar, Anda juga bisa belajar untuk membuat motif Mega Mendung sendiri di rumah menggunakan kertas, pensil, dan krayon. 1. Buatlah outline awan dengan membuat garis melingkar lalu meruncing di ujungnya dan lanjutkan dengan garis bergelombang. Untuk mempermudah, coba bayangkan bentuk awan mendung yang sedang bergulung. Kira-kira hasilnya akan seperti ini. Sumber 2. Warnai dengan gradasi yang dimulai dari warna terang di luar dan semakin gelap di bagian dalam. Demi hasil yang semakin bagus, sering-seringlah berlatih mewarnai dengan teknik gradasi agar hasil pewarnaannya semakin halus. Sumber Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mencobanya? Klik di sini untuk melihat koleksi kain batik motif mega mendung di Engrasia ← Older Post Newer Post →

cara membuat batik mega mendung